Kabel Audio RCA Coaxial VS Audio Optical

Kabel Coaxial dan Audio Optik TOSLINK umumnya digunakan untuk menyambungkan audio dari dekoder, DVD player, Video Game ke Amplifier atau sistem Speaker. Kedua kabel ini mentransfer sinyal audio digital dari satu device ke device lainnya. Jika device Kamu memiliki kedua port ini dan support dengan kedua kabel ini, Kamu wajib banget tau dasar tentang kedua kabel ini dan juga kelebihan/ kekurangan kedua kabel ini. Kali ini Vention bakal sharing tentang kedua kabel ini.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial

Kabel coaxial adalah kabel tembaga tunggal berpelindung yang digunakan di banyak interface dan koneksi audio, meskipun tidak begitu umum seperti koneksi aux atau optical dalam kabel audio system. Sementara kabel coaxial menjanjikan suara yang secara teoritis lebih unggul melalui bandwidth yang lebih besar ​​perbedaannya mungkin tidak terlihat oleh kebanyakan orang.

Kabel coaxial terlihat dan beroperasi seperti jack RCA, yang disukai karena daya tahannya. Kabel ini mungkin rentan terhadap interferensi frekuensi radio (RFI) atau interferensi elektromagnetik (EMI). Jika ada dengungan yang ada di dalam suatu sistem, kabel coaxial dapat mentransfer noise di antara device. Kabel coaxial bisa mengalami kehilangan kekuatan sinyal dalam jarak jauh. Namun, jika jarak menjadi masalah, maka kabel optik adalah pilihan yang lebih baik. Dan terakhir, kabel coaxial tidak memiliki bandwidth yang cukup untuk mendukung format high-end surround lossless seperti Dolby TrueHD dan DTS-HD Master Audio.

Kelebihan Kekurangan
  • Memiliki bandwidth yang tinggi yang berarti kualitas suara yang superior, tetapi sebagian besar tidak akan melihat perbedaan.
  • Kokoh, lebih sulit untuk dilepaskan dari input
  • Tidak dapat membawa banyak format audio lossless berkualitas tinggi.
  • Kemungkinan terjadi gangguan frekuensi radio atau interferensi elektromagnetik.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Audio Optik

Kabel optik atau “TOSLINK” menggunakan cahaya untuk mentransfer audio melalui serat optik/kaca. Sinyal audio harus diubah dari sinyal listrik ke sinyal optik sebelum berjalan melalui kabel. Setelah sinyal yang dikonversi mencapai penerima, itu diubah kembali menjadi sinyal listrik.

Kabel optik cenderung lebih rapuh daripada kabel coaxial karena kabel optik tidak bisa dijepit atau ditekuk dengan kencang. Ujung kabel optik menggunakan konektor berbentuk trapesium yang harus dimasukkan dengan benar, dan koneksi ini tidak sekencang kabel RCA Coaxial. Seperti kabel coaxial, kabel optik tidak memiliki bandwidth yang cukup untuk membawa format audio lossless, seperti yang digunakan pada sistem suara surround Dolby.

Kelebihan Kekurangan
  • Tidak terdapat atau terjadi gangguan frekuensi radio atau interferensi elektromagnetik
  • Bandwidth yang lebih rendah berarti kualitas suara yang inferior, tetapi perbedaannya mungkin tidak terlihat.
  • Tidak dapat membawa banyak format audio lossless berkualitas tinggi.
  • Lebih mudah terlepas.

Jadi seperti itu Sobs perbedaan antar kelebihan dan kekurangan kabel audio RCA Coaxial dan Optical TOSLINK. Kamu juga bisa dapatkan Kabel Audio RCA Coaxial disini dan Optical disini yah Sobs. Sobat juga bisa kasih tau Vention mau berbagi apalagi yah Sobs untuk artikel atau pun giveaway. Vention sedang ngadain event Giveaway lho Sobs full bulan ini, Kamu langsung bisa cek yah Sobs disini. Pokoknya gak rugi deh baca konten dan ikut eventnya Vention. Dari baca artikel ini, Kamu pasti lulus deh soal Perkabelan, Peradapteran, Perkonverteran, dan Perteknologian lainnya Sobs. Hehe ??